Sundoro Mount Clambing

Jumat, 08 Januari 2010

Mount Sumbing 3372 Mdpl

Gunung Sumbing merupakan gunung bertipe strato (kerucut), dengan ketinggian 3.371 m dpl. Gunung ini terletak di kawasan kabupaten Wonosobo, tepatnya di daerah Temanggung, Jawa Tengah. Kondisi puncaknya terdiri atas tebing batu cadas yang menjulang tinggi dan disekitarnya banyak dijumpai kawah - kawah kecil yang mengeluarkan asap belerang. Puncak Gunung Sumbing terdiri atas dua puncak, Puncak Buntu, dengan ketinggian 3.362 m dpl dan puncak Kawah, dengan ketinggian 3.372 m dpl.

Lereng Gunung Sumbing merupakan salah satu kawasan yang rawan tanah longsor karena terlalu luas dieksploitasi lahannya untuk ladang tembakau dan sayur - sayuran. Menurut ahli konservasi dari UGM lereng Gunung Sumbing mempunyai tingkat erosi yang paling tinggi diantara gunung-gunung yang berada di sekitarnya sehingga bila kita mendaki gunung ini sejauh mata memandang akan terlihat hampir separuh lereng gunung sudah merupakan daerah perladangan.

Untuk mencapai puncak Gunung Sumbing terdapat satu jalur utama yaitu lewat Kampung Butuh, Desa Garung, Wonosobo. Desa Garung merupakan desa yang terletak di kaki sebelah kanan Gunung Sumbing dan sebelah kiri lereng Gunung Sindoro. Masyarakat desa ini sebagian besar bermata pencaharian dengan bertani. Jumlah penduduk desa Garung juga tidak terlalu banyak tapi kelihatan sangat makmur.

Desa Garung (1.543 m dpl) merupakan desa terakhir menuju ke puncak Gunung Sumbing, dapat dengan mudah kita capai karena letaknya yang dilalui jalur Bus/minibus dari arah Magelang menuju ke Wonosobo atau sebaliknya.

Dari Magelang kita naik bus jurusan ke Wonosobo dan turun sebelum Kota Wonosobo sekitar 16 Km tepatnya di Gapura Desa Garung (Pasar Reco). Untuk mencapai jalan pendakian yang menuju ke puncak Gunung Sumbing dari Gapura Desa Garung kita menuju ke Kampung Butuh melalui jalan berbatu, sekitar 0,5 jam dengan jalan kaki atau naik ojek.

Setelah sampai di Kampung Butuh, kita melapor pada pak Zamroni, Kamituwo kampung ini untuk minta ijin pendakian ke Gunung Sumbing. Di rumahnya ini kita bisa bermalam untuk melanjutkan pendakian esok hari atau istirahat sebentar dan melanjutkan pendakian pada malam hari. Untuk kebutuhan air sebaiknya dipersiapkan dikampung ini, karena selama perjalanan kepuncak tidak ada mata air dan kalau kita memerlukan pemandu gunung (porter) kita bisa mendapatkan di desa ini.

Dari Kampung Butuh ini terdapat dua jalur pendakian yaitu Jalur Baru dan Jalur Lama. Jalur Baru di buka karena jalur lama sudah terkena erosi yang menyebabkan jalur agak sulit untuk dilalui. Panjang jalur dari Desa Garung sampai ke puncak Gunung Sumbing lewat jalur lama, 7 Km dan Jalur Baru, sepanjang 0,5 Km.
Jalur Lama

Dari Kampung Butuh, perjalanan kita lanjutkan menuju perbatasan antara hutan dengan ladang jaraknya sekitar 4,5 Km dari kampung Butuh, maka kita akan sampai di Boswisen. Di Boswisen ini terdapat sungai kecil, bila musim hujan terdapat air dan bisa kita pergunakan untuk keperluan memasak dan minum.

Setelah sampai di Boswisen perjalanan kita teruskan menuju pertigaan yang dinamakan Bukit Genus, sekitar 2 jam melalui tanjakan - tanjakan yang cukup melelahkan. Setelah sampai di Bukit Genus kita bisa beristirahat sebentar sambil menikmati pemandangan karena lokasinya yang cukup datar, lalu perjalanan kita teruskan lagi melewati banyak tanjakan terjal menuju Pestan atau Pasar Setan (2.437 m dpl), selama 2 jam perjalanan. Kawasan Pestan banyak di tumbuhi rerumputan, dan seringkali terjadi badai yang menerpa wilayah ini sehingga mengakibatkan bahaya saat melakukan pendakian.
Catatan

Pendakian yang paling ramai pada bulan Agustus - September. Menurut data di buku pendakian di Kepala Desa pendaki tiap tahun dapat mencapai 5.000 orang. Untuk mencari penginapan kita bisa ke Kota Wonosobo karena di Desa Garung tidak ada penginapan. Bila kita ingin menikmati perjalanan di kawasan Gunung Sumbing kita bisa menuju ke Wisata air terjun Curuk Duwur, yang terletak sekitar 2 Km dari pusat Desa Garung/Butuh. Dari Desa garung kita juga bisa meneruskan perjalanan ke kota Wonosobo dan langsung menuju ke Lembah Dieng (lihat catatan Di Gunung Sindoro). Jika kita mengalami keadaan darurat kita bisa menghubungi Karang Taruna Desa Garung atau menghubungi Pos Penjagaan Polisi di Kledung dengan frekwensi 147,940 Mhz atau Polsek Wonosobo dan Magelang dengan frekwensi 147.000 Mhz dan disini akan dilakukan koordinasi lebih.

Dari Pestan jalan semakin curam dan agak sulit di lalui sepanjang 0,5 Km, kita akan menemui batu besar, yang dapat dipergunakan sebagai tempat berlindung dari hembusan angin yang keras, tempat ini dinamakan Batu Kotak.

Dari Batu Kotak perjalanan kita teruskan menuju di kawasan Tanah Putih, sekitar 1 jam perjalanan lalu kita dapat langsung menuju ke puncak. Dari Batu Kotak untuk mencapai puncak Gunung Sumbing membutuhkan waktu 2-3 jam lagi perjalanan pendakian.
Jalur Baru

Bila kita ingin melewati jalur baru dari Kampung Butuh kita menuju ke kawasan Boswisen sebelah barat yang membutuhkan waktu 2 jam perjalanan, melewati jalan berbatu dan menanjak. Boswisen merupakan batas ladang dan hutan pinus milik PERHUTANI dan terdapat pondok yang merupakan Pos I. Pos ini bisa dipergunakan untuk bermalam bila kita tidak bermalam di desa dan pagi harinya kita meneruskan perjalanan.

Dari Pos I Perjalanan kita lanjutkan menuju ke pos II yang dinamakan Pos Gatakan, sekitar 3 Km. Dari pos II perjalanan kita lanjutkan sampai menemui pertigaan, yang merupakan pertemuan jalur lama dan jalur baru, sekitar 1-1,5 jam. Seterusnya perjalanan kita teruskan melewati jalur lama menuju ke puncak. Puncak Gunung Sumbing berbentuk kaldera kecil yang bergaris tengah 800 meter, dengan kedalaman 50-100 meter dan beberapa puncak yang runcing dan sulit untuk dicapai. Dari Desa Garung ke puncak membutuhkan waktu 7-8 jam perjalanan, sedang turunnya membutuhkan waktu 5 jam


[+/-] As complete as...

Sabtu, 15 Agustus 2009

11 Gunung yg Paling Banyak Menewaskan Pendaki

Kasus-kasus kecelakaan mendaki gunung, sudah sering terdengar. Namun tidak menyurutkan para petulang sejati untuk menekuni hobi berbahaya ini. Kadang tantangan, dan keinginan menaklukkan gunung begitu tinggi sehingga tidak membuat jeri risiko yg bakal diterimanya bila gagal. Berikut ini daftar 11 gunung paling berbahaya bagi para pendaki karena banyaknya korban yang merenggang nyawa karena berusaha menaklukkannya.

1. Annapurna

Gunung Annapurna terletak di Nepal, memiliki tinggia 8000 meter. Termasuk dalam daftar 10 besar gunung tertinggi di dunia, serta termasuk salah satu palin berbahaya karena banyaknya pendaki yang tewas saat berusaha menaklukkan medan Annapurna. Berdasarkan catatan, sejak pertama kali di buka untuk pendakian umum tahun 1950, gunung ini telah menelan korban tewas 53 pendaki. Jika ingin mencoba mendaki Annapura, disarankan carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang medan gunung tersebut. Yang terbaik adalah menyusuri Annapurna Sanctuary di Nepal.


2. K2

Gunung yang
terletak di atas Athabasca River Valley of Jasper National Park, 1½ km east of Mount Kitchener, Kanada, ini, merupakan gunung tertinggi kedua di dunia dan dikenal dengan medan tersulit di dunia, sehingga hanya pendaki yang berpengalaman saja agaknya yang bisa mendaki gunung ini. Bahkan rute yang dianggap paling mudahpun, memerlukan kerja keras dan tergolong rumit. Batu-batu yang curam, serta harus melintasi tiang-tiang es yang tipis yang bisa roboh sewaktu-waktu tanpa peringatan. Kesukaran medan ini membuat gunung ini menjadi salah satu paling berbahaya di dunia. Agustus tahun lalu menjadi bulan paling kelam, 11 pendaki tewas mengenaskan. Ini kecelakaan tertinggi sejak 1986 di mana 13 pendaki tewas hanya dalam tempo dua pekan.

3. Nanga Parb
at

Nanga Parbat berada di urutan kesembilan gunung tertinggi di dunia terletak di Pakistan. Dalam tingkat kesulitan, medan gunung Nanga Parbat disebut sama beratnya dengan K2. Sulitnya medan pada gunung ini membuat ia mendapat julukan "The Man Eater" . Bisa jadi ini karena banyaknya pendaki yang tewas di sini.

4. Kangche
njunga

Kangchenjunga, adalah gunung tertinggi ke-3 di dunia setelah Gunung Everest dan Chogori) dengan ketinggian 8.586 meter (28.169 kaki). Gunung ini juga adalah gunung tertinggi ke-2 di Nepal. Kangchenjunga berarti "Lima Harta Karun Salju, karena ia terdiri dari 5 puncak, empat diantaranya mencapai lebih dari 8.450 meter. Harta karun itu melambangkan 5 benda milik dewa yaitu emas, perak, permata, biji-bijian dan kitab suci. Tingkat kematian di gunung ini termasuk paling tinggi dibanding yang lain, yakni mencapai 22 persen setiap tahunnya. Meski begitu tetap banyak pendaki yang berminat mencoba.

5. The Eiger

Disebut juga Nordwand, atau wajah utara berada di puncak pegunungan Swis, merupakan tujuan legendaries bagi para pendaki yang gemar bertualang di gunung-gunung berbahaya. Tercatat mulai didaki tahun 1938. Medan berbahaya mengharuskan pendaki memiliki skill tertentu dan harus mengerahkan segala kemampuannya. Beratnya medan membuat gunung itu mendapat julukan Mordwand atau Murder Wall.

6. The Matterhorn

Gunung ini berbentuk unik, menyerupai terompet yang naik dari lembah sekitarnya. Gunung ini terkenal sebagai salah satu yang memiliki tingkat kematian tinggi. Ada beberapa factor yang menyebabkan, medan yang berat, termasuk longsoran salju atau bebatuan yang bisa datang tibe-tiba.


7. Mt. Vinson

Mt Vinson, gunung yang paling tinggi di Antartika. Tapi bukan soal tingginy yang penting, namun tingkat kesukaran dan tingginya kematian di sini, membuatnya masuk dalam daftar gunung gunung paling berbahaya di dunia. Satu hal lagi yang mungkin harus menjadi pertimbangan para pendaki, adalah cuaca dingin yang bisa mencapai sangat ekstrem dan sulit ditebak, membuat orang harus berpikir ulang bila ingin mencoba mendaki. Waspadalah, sebab kecelakaan kecil saja pun bisa berakibat fatal.

8. Baintha Brakk

Populer dengan sebutan raksasa, Baintha Brakk merupakan salah satu gunung paling sulit di daki di dunia. Mulai didaki pertama kali tahun 1971. Salah satu pendaki yang pernah merasakan kekejaman Baintha Brakk adalah Doug Scott, yang sempat patah kedua kakinya, dan terpaksa turun merangkak melawan angin topan menuju base camp. Ini sungguh luar biasa, namun tak menyurutkan para petualang berbahaya untuk mencoba dan mencoba lagi. Kematian bukan hal yang menakutkan bagi para pendaki ini. Kisah-kisah kegagalan membuat gunung ini sangat terkenal di dunia dan memiliki reputasi paling berbahaya tiada tara.

9. Mt. Everest

Tercatat 1.500 orang lebih telah mencoba mendaki gunung yang paling tinggi di dunia ini. Dari jumlah ini hanya 50 orang lebih yang berhasil sampai di puncaknya. Kalau dilihat dari ketinggian gunung ini, maka tak dapat disangkal lagi kalau gunung ini paling berbahaya di dunua. Jika anda berniat ke sana, anda akan menemui perkemahan Everest di bawah, di sanalah para pendaki Everest berkumpul.

10. Denali

Mt McKinley, juga dikenal sebagai Denali, adalah gunung yang paling tinggi di Amerika Utara. Meskipun ketinggiannya adalah hanya 20.320 kaki, namun kesulitan medannya tidak kalah dari gunung gunung tinggi lainnya. Cuaca dan suhu merupakan hal paling serius dalam mendaki gunung ini. Karenanya tingkat keberhasilan mendaki gunung ini hanya 50 persen, sebagian menyerah sebelum mencapai puncak.

11. Fitz Roy

Cerro Chalten, atau Mount Fitz Roy, adalah gunung yang paling tinggi di Patagonia's Los Glaciares National Park. Fitz Roy dikeliling batu curam yang menyulitkan pendaki untuk mencapai puncak. Cuaca yang sulit ditebak juga membuat gunung ini menjadi teramat berbahaya. Itu sebabnya, jarang ada pendaki yang mau mencoba mendaki Mount Fitz Roy. Dalam setahun hanya satu pendaki nekad yang menjajal kesulitan gunung ini.

sumber: http://matadortrips.com

[+/-] As complete as...

Selasa, 04 Agustus 2009

Mahasiswa UGM Hilang di Semeru Ditemukan Meninggal

Liputan6.com, Lumajang: Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang hilang saat mendaki Gunung Semeru ditemukan tim Search and Rescue (SAR) dalam kondisi sudah meninggal, Ahad (2/8). Wisu Wasono Adi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kepada ANTARA mengatakan Andika Listiono Putra ditemukan di sekitar Jurang Blank 75.

"Saya tidak tahu pasti kronologis penemuannya, namun memang benar sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Wisu. Dia menambahkan kawasan jurang Blank 75 merupakan daerah berbahaya dan bukan jalur pendakian. Beberapa pendaki pernah hilang di kawasan yang merupakan jalur lahar dingin itu.

Koordinator SAR Jember Stevanus Bardonsky yang dihubungi terpisah juga mengakui tentang penemuan jasad Andika di dasar jurang Blank 75. "Saya mendapat informasi singkat tentang pendaki asal UGM yang ditemukan dalam kondisi meninggal setelah enam hari pencarian oleh tim SAR," kata Stevanus Bardonsky.

Andika yang merupakan mahasiswa Fakultas Sosial dan Politik UGM dilaporkan hilang setelah mengikuti kegiatan pendakian Gunung Semeru pada Selasa lalu. Gunung Semeru terletak antara Kabupaten Malang dan Lumajang. Di sini terdapat Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Semeru adalah gunung berapi tertinggi di Jawa dengan puncaknya Mahameru. Ketinggian mencapai 3.676 meter dari permukaan laut.(JUM)


[+/-] As complete as...

Senin, 08 Juni 2009

Questioner Microsoft Word

Assalamu'Aliakum Wr W. Alhamdulillah 4 year we have can become the instructor TIK [in] SMP IT and Dusty SMA IT Burn, perhaps with many sorrowful experience and emotion, a lot of matter which I can find [in] World TIK, in teaching perhaps a lot of barricade, in this opportunity [is] we only wish to shar, following some problem which I have ever made for the UUB OF, Mid Semester, General Examination, Daily Restating and a lot of matter, most problem which I make the, problem of Microsoft Word 2003,

in walking time nya there [is] curriculum change, what before now items of class VII [in] year 2006-2007 still about OS, Hardware, Software , dll, nowadays semester I have to Microsoft Word, and becoming our constraint [is] other [is], progressively [is] its[his] fast [is] growth of software and hardware sometime we also confuse will teach which, for example for the Microsoft of word now a lot have used the version 2007, while curriculum or book which is [in] holding children exactly Word 2003, non just that, sometime computer problem also often become the problem.

Hopefully with the existence of this problem can assist all teacher TIK which wish to make the good problem TIK [of] Word and also Excell, previous [is] we not yet can give the problem excel, because our coincidence [in] amanahi to teach the class of VII and X become a lot Word perhaps over there still a lot of insuffiency and butuh input from all teacher which have time to this mendownload problem, hereinafter we not yet can give the its answer key because of file which management [do] not better. proposal And criticism can [in] sending [through/ passing] chaton83_21rg@yahoo.com.


-Download Modul Ms Excell 2003 Kelas XI
-Download Modul Ms Word 2003 Kelas VII
-Download Soal TIK Kelas VII Semester I 2008
-Download Soal TIK Kelas X 2007
-Download Soal TIK Kelas XI Semester I 2008
-Download Soal TIK Kelas X Semester I 2007
-Download Soal TIK Kelas X semester II
-Download Soal TIK Kelas XII Ujian Sekolah 2009
-Download Soal TIK Kelas X Semester I 2008
-Download Soal TIK Kelas VII Semester I 2007
-Download Soal Ulangan MID Semester TIK Kelas X 2008
-Download Soal Ulangan MID Semester TIK Kelas XI 2008
-Download Soal UUB TIK Kelas X Semester I 2006
-Download Soal TIK Kelas XII Semester I 2008
-Download Soal TIK Mid Semester Kelas VII 2007
-Download Soal Ulangan TIK Kelas X 2006
-Download Soal UUB TIK Kelas X Semester II 2006
-Download Soal TIK Mid Semester Kelass X
-Download Soal TIK Mid Semester Kelas X
-Download Soal TIK Mid Semester Kelas X 2006
-Download Soal UUB TIK Kelas X Semester II 2007
-Download Soal UUB TIK Kelas XI Semester II 2007.doc

[+/-] As complete as...

About ABU BAKAR ADVENTURE

All praising for Allah SWT, creating earth and entire/all universe and look after [it]. Only to our Allah SWT, requesting pardon and resort to the. Sholawat escort our greeting submit [at] Qudwah Hasanah Rosululloh SAW. What have taught how to construct the physic, our ruh and fikir so that can come up as best people [in] each;every era.

Early from one obsession that is wish to present and print one best generation [in] contemporary hence born one basin at school we this that is DUSTY BURN THE ADVENTURE TEAM. Wherein [his/its] later will be constructive [of] strong physic, smart fikir-fikir, settled ruhani-ruhani, which then can give the good contribution [do] not only [at] personal student x'self, family, but also [at] school and farther [at] our religion and state, religion islam.

As for construction model which try on the market by ASH BURN THE ADVENTURE TEAM [is]: For the construction of Physic. we forge the competitor educated [by] [through/ passing] routine agenda run the, long march, and mount the mount. Later;Then construction in our aspect fikriyah forge [through/ passing] school activity [done/conducted] [by] routine [in] each;every its week that is day of wednesday evening at 16.00-17.00 WIB, [in] school environment. And also construction from our aspect ruhiyah [do/conduct] when expedition activity. As for all this we [do/conduct] none other than because wishing to look for the ridho Alloh eye, at one blow wish to print 4 group nucleus ; core for DUSTY SMP IT BURN which ever ready for deputizing school in any event and anywhere.

One of effort reality in which can and try [done/conducted] by ASH BURN THE ADVENTURE TEAM [is] by carrying out to return the expedition activity. Why later;then activity choice whichOne of effort reality in which can and try [done/conducted] by ASH BURN THE ADVENTURE TEAM [is] by carrying out to return the expedition activity. Why later;then activity choice selected [by] [is] expedition, [is] because in expedition of interaction time [of] [among/between] builder and competitor educated relative length, second in expedition [of] all aspect in construction that is aspect Physic, that fikri and ruhiyah can be covered in this one activity. Third in expedition [of] all study model [is] have the character of the application. so that Insya of benefit Allah from point for the shake of point from this event can be direct seen [at] competitor x'self.

As for all step in preparation of candidate of expedition competitor we have [do/conduct] far day, good from physical side / physic, fikir ( skill knowledge in around adventure and all in-depth in it) and aspect ruhiyah, so that competitor candidate (it) is true really [of] just competence which can follow in this expedition



[+/-] As complete as...